Tuesday, February 1, 2011

HADITH RASULULLAH S.A.W

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI PENYAYANG.

Maha Suci Engkau, tiadalah kami berilmu, melainkan dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkau Maha mengetahui dan Maha Bijaksana. Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan kehendak ALLAH yang Maha Berkuasa.


Bacalah hadith ini dan maknanya, kemudian carilah guru hadith yang boleh menghuraikannya. Jangan membuat andaian sendiri kerana kalau salah fahaman aqidah kita akan terpesong kerana salah tafsiran. Mohonlah kepada ALLAH untuk bertemu dengan guru mursyid yang boleh memimpin kita kejalan yang benar. InsyaALLAH. 

 

TERJEMAHANNYA:

Dari Abu "Abd al-Rahman Abdullah bin Mas'ud radhiALLAHu'anh, katanya: Telah menceritakan kepada kami oleh Rasulullah S.A.W dan ia benar lagi dibenarkan, sesungguhnya salah seorang kamu dikumpulkan kejadiannya dalam perut ibunya selama 40 hari air mani, kemudian menjadi segumpal darah seperti yang demikian itu, kemudian jadi seketul daging seperti yang demikian itu juga, iaitu 40 hari, kemudian diutuskan kepadanya malaikat lalu ditiupkan roh padanya dan diperintahkannya menulis empat kalimat, iaitu rezekinya dan umurnya dan amalnya dan celakanya atau bahagianya. Maka demi ALLAH yg tiada Tuhan selainnya, sesungguhnya salah seorang kamu mengerjakan dengan 'amal ahli syurga sehingga tidak ada jarak antaranya dan antara syurga melainkan sehasta, kemudian terdahulu keatasnya ketentuan tulisan lalu ia pun mengerjakan dengan 'amal ahli neraka, maka masuklah ia kedalamnya. Dan sesungguhnya salah seorang kamu mengerjakan dengan 'amal ahli neraka sehingga tidak ada jarak antaranya dan antara neraka melainkan sehasta. Kemudian terdahulu atasnya ketentuan tulisan lalu ia pun mengerjakan pula dengan 'amal ahli syurga, maka masuklah ia kedalamnya. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

5 comments:

Lagenda Buaya said...

takbir

Ipoh said...

Kalau sudi-sudi nak rujuk ayat-ayat Quran yang berkaitan dengan ilmu janin.

[22:2]
The day you witness it, even a nursing mother will discard her infant, and a pregnant woman will abort her FETUS. You will see the people staggering, as if they are intoxicated, even though they are not intoxicated. This is because, GOD's retribution is so awesome.

Where Did We Come From?
[22:5]
O people, if you have any doubt about resurrection, (remember that) we created you from dust, and subsequently from a tiny drop, which turns into a hanging (embryo), then it becomes a FETUS that is given life or deemed lifeless. We thus clarify things for you. We settle in the wombs whatever we will for a predetermined period.* We then bring you out as infants, then you reach maturity. While some of you die young, others live to the worst age, only to find out that no more knowledge can be attained beyond a certain limit. Also, you look at a land that is dead, then as soon as we shower it with water, it vibrates with life and grows all kinds of beautiful plants.

*22:5 The Quran's mathematical miracle is based on the number 19. As it turns out, this number represents the Creator's signature on His creations. Thus, you and I have 209 bones in our bodies (209=19x11). The length of pregnancy for a full term fetus is 266 days (19x14) (Langman's Medical Embryology, T. W. Sadler, Page 88, 1985).

[23:14]
Then we developed the drop into a hanging (embryo), then developed the hanging (embryo) into a bite-size (FETUS), then created the bite-size (FETUS) into bones, then covered the bones with flesh. We thus produce a new creature. Most blessed is GOD, the best Creator.

duta delster said...

Bob,Salam...
Jika, inginkan ilmu, maka masuklah melalui pintu ilmu seperti disarankan oleh hadis ini:
Hadis Madinah Al-Ilm (Kota Ilmu)

Hadis ini menunjukkan bahwa kita umat Islam dalam hal keilmuan, khususnya ilmu-ilmu keislaman, harus merujuk kepada Rasulullah saw dan kepada Ali bin Abi Thalib (sa) pasca Nabi saw. Walaupun maknanya satu, redaksi hadis ini bermacam-macam, antara lain:
Rasulullah saw bersabda:
أَنَا مَدِيْنَةُ اْلعِلْمِ وَعَلِيٌّ بَابُهَا فَمَنْ أَرَادَ اْلمَدِيْنَةَ فَلْيَأْتِ اْلبَابَ
“Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang ingin memasuki kota ilmu maka datanglah pada pintunya.”
أنا مدينة العلم وعلي بابها فمن أراد البيت فليأت الباب
“Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang ingin memasuki rumah, maka masuklah melalui pintunya.”
أنامدينة العلم وعلي بابها فمن أراد العلم فليأت الباب
“Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang menginginkan ilmu maka datanglah ke pintunya.”
أنا مدينة العلم وعلي بابها فمن أراد العلم فليأت باب المدينة
“Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang menginginkan ilmu, maka datanglah pada pintu kota itu.”
أنا مدينة العلم وعلي بابها فمن أراد العلم فليأت من بابه
“Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang menginginkan ilmu maka datanglah melalui pintunya.”
من أراد العلم فليأت الباب ومن أتى من غير الباب عد سارقاً وصار من حزب ابليس
“Barangsiapa yang menghendaki ilmu maka datanglah pada pintunya. Barangsiapa yang datang tidak melalui pintunya maka ia tergolong pencuri dan menjadi bagian dari pasukan iblis.”
Al-Hakim menyebutkan dalam kitabnya Al-Mustadrak, bersanad dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda:
أنا مدينة العلم وعلي بابها فمن أراد المدينة فليأت الباب
“Aku kota ilmu dan Ali adalah pintunya, barangsiapa yang ingin ke kota itu maka datanglah pada pintunya.” Al-Hakim mengatakan: sanad hadis ini shahih, tetapi Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkan.
يا علي أنا مدينة الحكمة وأنت بابها ولن تؤتى المدينة الا من قبل الباب
“Wahai Ali, aku kota hikmah dan kamu adalah pintunya. Tidak akan sampai pada kota hikmah kecuali melalui pintunya.”
Hadis Kota Ilmu dengan bermacam-macam redaksinya terdapat dalam:
1. Mustadrak Al-Hakim, jilid 3, halaman 126.
2. Tarikh Baghdad, Al-Khathib, jilid 2, halaman 377.
3. Ash-Shawa’iqul Muhriqag, Ibnu Hajar, halaman 183, cet Istambul.
4. Yanabi’ul Mawaddah, halaman 37.
5. Al-Bidayah wan-Nihayah, Ibnu Katsir, jilid 7, halaman 357.
6. Kanzul Ummal, Al-Muttaqi Al-Hindi, catatan kaki Musnad Ahmad jilid 5, halaman 30
7. Al-Isti’ab, Ibnu Abd Al-Birr, jilid 2, halaman 461.
8. Ar-Riyadh An-Nadhrah, jilid 2, halaman 193.
9. Dzakhairul Uqba, halaman 77.
10. Syarah Nahjul Balaghah, Ibnu Abil Hadid, jilid 2, halaman 236.
11. Kifayah Ath-Thalib, Al-Kanji Asy-Syafi’i, halaman 99.
12. Talkhish Al-Mustadrak, Adz-Dzahabi, jilid 3, halaman 126.
13. Lisanul Mizan, Ibnu Hajar Al-Asqalani, jilid 1, halaman 432.
14. Tahdzib Adz-Tahdzib, jilid 6, halaman 320.
15. Fathul Kabir, An-Nabhani, jilid 1, halaman 276.
16. Tarikh Al-Khulafa’, As-Suyuthi, halaman 170.
17. Jami’ush Shaghir, jilid 1, halaman 364.

duta delster

ABU NAUFAL said...

Assalamualikum,
Tahniah dan selamat berjuang Demi utuk Allah dan Rasulnya. Di fahamkan bahawa BOB adalah diantara pengasas Lagu Isabella, kalau ianya benar, ingin saya sampaikan lirik yg terbaru untuk lagu tersebut supaya dapat amy dendangkan ketika Maulidull Rasul.

RASULULLAH

Rasulullah adalah
Nabi umat di…. dunia
Mengapa kita terpisah
Namun akhirnya …..berjumpa

Siang jadi hilang
Ditelan kegelapan ma…..lam
Alam yang ter..pisah
Melenyapkan sebuah kisah…

Terbayang lambaiannya
Syurga terbuka keindahan
Dunia di penuhi
Waktu misteri dengan dosa
Kita yang.. terlena
Hingga zaman beru…..bah
Mentari menyepi
Bernyalalah api dosa

Dia Rasulullah
Lambang Islam yang nya….ta
Terpi...sah kerana
Alam yang ber...be..za
Cintaku.. kepadanya
Dengan Syahdu Keimanan

Moga dibukakan
Pintu hatiku untuk….mu
Akan terbentang jalan
Andainya aku setia
Oh Rasulullah

Dia Rasulullah
Lambang Islam yang nya….ta
Terpi...sah kerana
Alam yang ber...be..za
Cintaku.. kepadanya
Dengan Syahdu Keimanan

Haluan hidupku
Terpisah dengan Rasulullah
Tapi aku terpaksa
Demi cintaku Rasulullah

Moga dibukakan
Pin..tu hatiku untuk….mu
Akan terbentang jalan
Andainya aku setia
Rasulullah

cokang said...

Salam,

Selepas, janin membentuk sempurna dan dikeluarkan dari ibu nya jgn lupa sabda Nabi Muhammad s.a.w:

“Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah, ibu bapanyalah yang menentukan ia menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi... ”

pentingnya tanggungjawab ibu bapa terhadap anak, bukan tanggungjawab 'maid' atau 'bibik' atau 'atuk & opah' atau 'keadaan'

Wallahualam